Carlo Ancelotti Ternyata Sempat Berselisih Dengan Bale di Real Madrid

Carlo Ancelotti Ternyata Sempat Berselisih Dengan Bale di Real Madrid

Carlo Ancelotti Ternyata Sempat Berselisih Dengan Bale di Real Madrid

Hal tersebut dituturkan langsung oleh Carlo Ancelotti dalam buku yang baru dirilisnya, Bale melalui agennya berbicara kepada Presiden tentang keinginan bermain di tengah, namun Ancelotti menolak keinginan tersebut karena bisa berdampak pada tim secara keseluruhan.

Mantan Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti dan winger andalan Los Blancos, Gareth Bale, ternyata sempat terlibat perselisihan kecil pada masa lalu. Sebagai informasi tambahan, Ancelotti adalah mantan pelatih Real Madrid yang menggantikan jose Mourinho pada tahun 2013 silam di Kursi manajer Los Blancos. Pada musim pertamanya, dia berhasil meraih trofi La Decima atau Liga Champions Eropa ke-10 dalam sejarah klub, dan satu trofi Copa Del Rey, dengan Gareth Bale sebagai salah satu sosok kunci dalam kesuksesan tersebut. Namun, siapa sangka bahwa ternyata sempat ada perselisihan kecil antara Sang Entrenador dengan pemain Internasional Wales. Hal itu dituturkan oleh Ancelotti sendiri dalam buku yang baru dia rilis berjudul Quiet Leadership: Winning Hearts, Minds and Matches.

“Pada Satu pagi di bulan Maret saya mendapat panggilan telpon dari direktur umum Madrid yang ketika itu mengatakan bahwa presiden Florentino Perez ingin bicara kepada saya saat akhir latihan hari itu,”

“Bagi saya, Ini sangat tidak biasa. Lalu, ketika saya bertemu dengan presiden, ia bilang kalau agen Bale datang ke kantornya untuk bicara tentang situasi Bale. Pada Januari, agen Bale mengatakan sesuatu dan mungkin saat itu dia merasa bahwa posisinya dalam tim sangat kuat karena ia sudah bicara dengan presiden. Sekarang ia bilang kepada presiden bahwa Bale tidak senang dengan posisinya sebagai winger”

“Pada intinya, Ia ingin bermain lebih ke tengah. Bale mempunyai kualitas kelas dunia yang amat fantastis dan yang saya payakan adalah membantunya untuk memahami kekuatan pokok dalam dirinya jadi ia bisa memenuhi potensi dan bahwa saya lebih qualified dari agennya atau presiden untuk membantunya. Saya bilang kepada presiden akan bicara dengan Bale keesokan harinya, yang saya lakukan usai latihan,”

“Saya kemudian menjelaskan kepadanya tentang apa yang saya katakan kepada presiden, bahwa mustahil bagi saya mengubah sistem karena ini bukan hanya tentang satu posisi saja, melainkan tim secara keseluruhan. Saya katakan kepadanya kita bisa mencoba sesuatu di musim panas, saat pramusim tahun depan, untuk mengubah posisinya, tapi tidak sekarang.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*