Fakta: Jamie Vardy Ternyata Dulunya adalah Seorang Pemabuk Berat

Fakta: Jamie Vardy Ternyata Dulunya adalah Seorang Pemabuk Berat

Fakta: Jamie Vardy Ternyata Dulunya adalah Seorang Pemabuk Berat

Dikisahkan oleh Wakil Presiden Klub Leicester City, Aiyawatt Sirvaddhanaprabha bahwa klub dan para fans sempat ragu ketika Vardy ditebus dengan banderol 1 Juta Pounds, apalagi setelah melihat ‘demam’ sang pemain menjadi orang kaya baru yang gemar mabuk-mabukkan, untung saja, sang pemain mengubah cara berpikirnya sebelum bersinar.

“Pada awalnya, saya menentang gagasan perekrutan Jamie vardy, saya bertanya kepada Nigel Pearson (Pelatih Leicester kala itu) dan Steve Walsh tentang sang pemain, mengecek laporan dari tim Scout, dan saya mulai percaya bahwa dia memang akan jadi rekrutan yang bagus, namun, harus menjawab Suporter yang bertanya kepada saya ‘bagaimana mungkin pemain non-liga ditebus dengan harga 1 Juta Pounds?’.”

“Saya kemudian merasa sebagai pemilik klub paling bodoh di dunia karena pertanyaan itu, saya bertanya lagi kepada Pearson dan Walsh, jika saya hanya memiliki anggaran sebesar 1 Juta Pounds, siapa yang akan mereka beli? Mereka menjawab ‘Vardy’.”

“Lalu, fans kami marah, beberapa dari mereka bahkan menghubungi saya hanya untuk mengatakan bahwa saya gila, karena membeli pemain Non liga dengan uang sebanyak itu. Ketika itu, saya bahkan tidak berpikir dia memiliki syarat untuk bermain di Liga primer. Saat kami membelinya, dia datang dan berterimakasih karena kami telah mengubah hidupnya. Dia tidak pernah memiliki uang sebanyak itu sebelumnya dan sangat gembira. Dia berangkat dari tim antah berantah ke Championship. Yang malah mengawali karirnya untuk mabuk-mabukan setiap hari, kami tidak tahu apa yang mesti kami lakukan saat itu”

“Saya tidak tahu soal ini sampai akhirnya seseorang mengatakan bahwa ia datang ke latihan dalam kondisi masih mabuk. Saya lalu berkata kepadanya ‘apakah Anda ingin mengakhiri karier seperti ini? Anda ingin bertahan seperti ini? Kami akan membiarkan kontrak Anda habis, lalu melepas Anda begitu saja. Jangan berharap jalan karier yang lebih baik jika anda tetap begini’. ”

“Ia bilang bahwa dia tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan hidupnya. Ia tak pernah mendapat uang sebanyak itu. Jadi saya bertanya kepadanya ‘Apa mimpi Anda? Menurut Anda hidup itu harusnya bagaimana? Pikir baik-baik tentang apa yang akan Anda lakukan untuk kami. Saya telah berinvestasi, apakah Anda harus melakukan sesuatu untuk mengembalikannya?’ ”

“Setelah itu ia berhenti mabuk-mabukan dan mulai bekerja keras dalam latihan. Fisiknya tidak sebagus seperti sekarang. Kami tahu ia punya akselerasi luar biasa, tapi kami tak tahu ia bakal bisa sebagus ini. Ia beradaptasi dengan baik, bekerja untuk kebugaran, ia berubah menjadi orang baru. Dan itu lebih baik,” Kata Aiyawatt.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*