FIFA minta Konfirmasi Resmi tertulis Untuk Pencabutan SK PSSI

FIFA minta Konfirmasi Resmi tertulis Untuk Pencabutan SK PSSI

FIFA minta Konfirmasi Resmi tertulis Untuk Pencabutan SK PSSI

Kendati hasil putusan mahkamah Agung telah menggugurkan SK Pembekuan PSSI oleh Pemerintah, namun, Induk Sepakbola dunia itu meminta kepada Menpora untuk memberikan surat resmi tertulis bahwa SK pembekuan memang telah dicabut sebagai satu-satunya syarat dicabutnya sanksi suspensi PSSI.

FIFA, Induk Sepakbola Dunia itu memerintahkan kepada Pemerintah yang dalam kasus ini adalah Kemenpora untuk merilis surat tertulis resmi tentang pencabutan SK Pembekuan PSSI yang telah mereka lakukan sejak tahun lalu. Sebagaimana diketahui, Pemerintah memang telah mengirimkan perwakilanya dengan Erick thohir selaku Ketua KOI untuk bertemu langsung dengan FIFA dan berbicara mengenai kemungkinan Pencabutan Suspensi Sepakbola Tanah air. FIFA dengan tegas menyatakan dukungan untuk permintaan tersebut, akan tetapi, lebih dulu Pemerintah diwajibkan untuk merilis surat tertulis resmi terkait pencabutan SK Pembekuan PSSI yang telah mereka lakukan sejak tahun lalu.

Sebenarnya, Hasil Putusan Mahkamah Agung yang dimenangkan PSSI beberapa waktu lalu sejatinya telah menggugurkan SK Pembekuan tersebut, namun FIFA meminta Pemerintah secara tertulis menyatakan bahwa SK tersebut memang telah dicabut, sebagai syarat pertama untuk dicabutnya sanksi suspensi terhadap sepakbola Indonesia.

“Oleh Karena itu, hanya dengan pencabutan SK Pembekuan tersebut bakal memungkinkan bagi kami untuk mengangkat sanksi Suspensi PSSI”

“berdasarkan perkembangan yang telah terjadi, kami dengan hormat akan meminta kepada pemerintah Indonesia untuk bisa membuat konfirmasi tertulis bahwa keputusan pencabutan SK Pembekuan itu memang benar-benar sudah dicabut dan tidak lagi diimplementasikan” Demikian pernyataan resmi FIFA.

Sepakbola Indonesia memang sudah dibekukan sejak satu tahun silam, yang mana SK Pembekuan PSSI yang dikeluarkan Menpora dianggap sebagai Intervensi Pemerintah, dan hal seperti itu sangat dilarang dalam peraturan FIFA sendiri.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*