Ini Sebab Buruknya Performa Pogba Menurut Analisa Jurnalis asal Prancis

Ini Sebab Buruknya Performa Pogba Menurut Analisa Jurnalis asal Prancis

Daniel Riolo , salah seorang Jurnalis asal Prancis tersebut menilai bahwa Paul Pogba tengah mendapat tekanan besar menyusul besarnya nilai banderol yang dibayarkan Manchester United untuk menebusnya dari Juventus pada musim panas kemarin. Namun, Jurnalis tersebut menilai bahwa tebusan besar Pogba adalah bentuk investasi besar-besaran yang dilakukan Setan Merah terhadap seorang pemain Potensial.

Ini Sebab Buruknya Performa Pogba Menurut Analisa Jurnalis asal Prancis

Paul Pogba, gelandang muda Manchester United ini masih belum juga mebuktikan kapasitasnya sebagai pemain Top Dunia. Sejak direkrut dari juventus pada musim panas kemarin, Pogboom belum jutga mencetak gol, dia bahkan tak mampu menghindarkan United dari Tiga kekalahan beruntun dua pekan kemarin. Terkait hal ini, salah seorang Jurnalis asal Prancis memiliki analisa sendiri.

Sebagaimana diketahui, Paul Pogba memang telah terpilih menjadi pemain termahal dunia dan dalam sejarah sepakbola usai ia dibeli United dari Juventus dengan harga 89 juta poundsterling di musim panas. Namun pemain Prancis tak bisa menunjukkan performa terbaiknya bersama Setan Merah ketika beberapa pekan sudah berlalu.

“Sebenarnya, kita tidak melihat kualitas yang setara dengan Pemain yang berstatus dan memiliki harga sebesar seperti Dirinya. Harga dan nilai transfer tersebut sudah mempengaruhi pemikiran sang pemain. Hal tersebut pasti tak lantas memberikan efek psikologis yang bagus untuk sang pemain.”

“Tentu saja,dia masih buuh waktu untuk mencerna semuayang sudah dia alami sebelumnya. Pemain sepakbola juga manusia. Sebelumnya, transfer besar hanya untuk para pemain yang sudah berhasil membuktikan kemampuannya. Hari ini, itu terjadi pada pemain yang belum banyak memberikan bukti, dimana sebenarnya, ini semua adalah bukti dari Investasi besar yang dilakukan United terhadap pemain muda yang potensial namun belum terbukti .” Kata Daniel Riolo, jurnalis asal Prancis kepada RMC.