Kalah dari Arsenal, Antonio Conte Susah Tidur

Kalah dari Arsenal, Antonio Conte Susah Tidur

Hal itu dituturkan langsung oleh sang manajer asal Italia, bahkan, dia tidak bisa tidur selama dua hari karena kekalahan dari Arsenal. Ada rasa marah yang terpendam, namun Antonio Conte mengaku lebih memilih untuk diam, karena ada aturan dalam ruang ganti supaya atmosfer tidak menjadi lebih buruk dari yang dibayangkan.

Kalah dari Arsenal, Antonio Conte Susah Tidur

Pelatih Chelsea, Antonio Conte, ternyata susah tidur dan menilai kekalahan yang ditelan Chelsea dari Arsenal dalam derby London akhir pekan kemarin sejatinya bisa mengancam target tinggi yang dicanangkan dalam kampanye Liga Primer Inggris musim ini.

Memang harus diakui, bahwa target tinggi saat ini dicanangkan oleh The Blues musim ini, terutama setelah mereka gagal meraih tiket ke ajang Liga Champions Eropa musim lalu, bahkan hanya mampu finish di peringkat ke-10 klasemen akhir.

Sayangnya, dalam usaha memperbaiki diri dan meraih target tinggi, Chelsea jusrtru mendapati situasi yang tidak kondusif dalam beberapa pekan terakhir. Bahkan, akhir pekan kemarin mereka dipermalukan Arsenal dengan skor telak 3-0. Tak ayal, hasil inipun membuat manajer mereka, Antonio Conte, merasa kesal, marah hingga susah tidur.

“Bagaimanapun, ketika sebuah tim ingin berakhir di papan atas, bukan di papan tengah lagi, maka harus ada kerja keras. Tapi pesan saya tidaklah penting, yang terpenting ada di atas lapangan. Kami semua harus bisa memahaminya dan secepat mungkin kami harus menemukan solusi yang tepat utuk semua masalah ini.”

“Jujur saja, saya susah tertidur ketika kalah dari Arsenal, saya bahkan seperti itu selama dua malam. Ketika saya tak tidur, saya merefleksikan apa yang terjadi. Dan memang harus diakui, selalu penting rasanya untuk bisa melakukan hal tersebut.,”

“Memang, ada amarah yang ingin saya luapkan saat jeda pertandingan, tapi memilih untuk diam. Ada aturan di ruang ganti. Jelas saya marah, pemain juga sama, kami tak puas dengan performa.” ujar sang manajer asal Italia.