Kalah, Unai Emery Akui Keunggulan AS Monaco

Kalah, Unai Emery Akui Keunggulan AS Monaco

Dikatakan oleh manajer asal Spanyol tersebut bahwa gol bunuh diri yang dicetak Serge Aurier pada babak kedua adalah tanda akhir pertandingan bagi Paris Saint-Germain, karena AS Monaco sebagai tuan rumah dalam laga tersebut telah bertahan dengan cara yang amat solid.

Kalah, Unai Emery Akui Keunggulan AS Monaco

Manajer Paris Saint-Germain, Unai Emery, berkomentar terkait dengan kekalahan yang diderita tim asuhannya saat melawat ke Stade Louis II menghadapi tim tuan rumah AS Monaco akhir pekan kemarin. Ketimbang membela diri, Manajer asal Spanyol tersebut lebih memilih untuk memuji kekuatan tim lawan dan mengakui keunggulan mereka.

Sebagaimana diketahui, pada Journee kedua Ligue 1 Prancis musim ini, Paris Saint-Germain memang berhadapan dengan AS Monaco di Stade Louis II yang berlangsung akhir pekan kemarin. Pertandingan tersebut kemudian dimenangkan oleh Tim Tuan Rumah dengan skor akhir 3-1. Paris Saint-Germain sendiri tertinggal dua gol lebih dulu, sebelum mencetak gol balasan lewat Edinson Cavani. Sayangnya, Gol bunuh diri Serge Aurier membuat mereka harus akhiri laga tanpa poin.

”Kami telah memulai pertandingan ini dengan dua peluang yang bagus, akan tetapi, AS Monaco kemudian mencetak gol pertamanya lewat serangan pertama, dan mereka merupakan tim yang mampu menjaga keunggulan dengan baik”

”Mereka telah bertahan dengan sangat baik, dan kami kehilangan banyak bola. Pada babak kedua, kami bangkit dengan memperkecil ketertinggalan, skor menjadi 2-1 dan mendapat beberapa peluang untuk menyamakan. Namun, terjadi serangan balik dan setelah gol ketiga, pertandingan berakhir bagi kami”

”Ini akan menjadi pengalaman kami di masa mendatang, saya juga punya rasa percaya pada tim ini, dan saya akan melakukan pergantian untuk memiliki kontrol pertandingan. Namun, kami memang kurang seimbang dari segi taktik” Ujar Eks Sevilla itu selepas pertandingan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*