Rashford Curi Ilmu dari Ibrahimovic

Marcus Rashford merupakan bintang pemain muda yang baru dari Manchester United yang direkrut pada tanggal 30 Mei 2016. Walaupun masih berusia 19 tahun, namun tak jarang Ia menjadi starter team dibawah asuhan pelatih terbaru Manchester United, Jose Mourinho. Bahkan hingga saat ini, tercatat dalam 27 penampilannya dengan MU di lintas kompetisi, Ia berhasil menjebol gawang lawannya sebanyak 8 kali.

Namun saat ditanya tentang seorang Zlatan Ibramovic, penyerang andalan dari MU, Ia mengatakan bahwa sang pemain memiliki nilai yang tak terukur menurutnya. Kepribadiannya mampu membuatnya dapat belajar banyak tentang dunia sepak bola, terutama dalam teknik penyerangan.

Bomber asal Swedia memang baru pindah satu bulan setelah Rashford pada tanggal 1 Juli 2016 lalu dari salah satu klub liga Prancis, Paris Saint Germain. Ia dibeli MU tanpa tebusan karena memang masa baktinya habis di PSG dan tak perpanjang kontrak. Yang menrik usianya sudah termasuk cukup senior di dunia sepak bola yaitu 35 tahun namun, kepiawaiannya dalam menggetarkan gawang lawan ternyata masih tajam. Bahkan hingga setengah musim ia telah mencetak 14 buah gol untuk timnya.

Rashford sempat mengungkapkan kepada Soccerway, “Bagi seorang pemain muda untuk bisa melihat pemain dengan karakter seperti Ibrahimovic dan cara pandangnya terhadap sebuah pertandingan, itu adalah hal yang ternilai harganya. Beberapa pemain tidak bisa melakukan hal seperti itu saat mereka berganti klub,”.

Rashford pun memiliki harapan agar Ia dapat mencuri ilmu dari pemain bernomor punggung 9 itu. Apalagi masa bakit sang pemain di MU hanya satu musim saja. Walaupun ada pilihan untuk perpanjangan satu musim namun saat ini belum ada gejala untuk mengarah negosiasi kontrak baru.

Dan untuk itulah Rashford mencoba mencuri ilmu selama keberadaan yang pernah membela klub di lintas Liga Eropa, antara lain, Ajax, Juventus, Inter Milan Barcelona dan AC Milan, “Kami harus mencoba untuk belajar dari Ibrahimovic selama dia masih berada di sini dan mengambil apa yang bisa kami dapatkan dalam sebuah pertandingan,”