Rooney Sumbangkan Gol ke 250, Tapi Tak Ada Kontrak Baru

Jose Mourinho selaku pelatih dari Manchester United, sempat mengatakan bahwa hingga saat ini dirinya tidak tahu menahu terkait masa depan pemain senior mereka yaitu Wayne Rooney. Pasalnya pemain berusia 31 tahun tersebut dikabarkan mendapat tawaran kontrak yang lagi lagi berasal dari negeri tirai bambu.

Pemain bernomor punggung 10 itu  saat ini menjadi pemain dengan pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah di Manchester United. Ia telah menymbangkan gol ke 250 kepada timnya sejak ia bergabung di MU pada Agustus 2004. Gol tersebut terjadi setelah ia melakukan tendangan bebas menyelamatkan United dari kehilangan poin dimenit ke 90+4 saat menghadapi Stoke City pada hari Sabtu lalu tanggal 21 Januari 2007 di Bet365 Stadium.

Memang sang Kapten sendiri pada dasarnya jarang dimainkan oleh pelatih baru Setan Merah, dan hal tersebut membuatnya dikabarkan akan pindah dalam waktu dekat untuk menyelamatkan karirnya. Ia sempat dikabarkan kembali lagi ke klub lamanya yaitu Everton, bahkan sang pelatihnya siap untuk menampungnya. Namun belum lama ini Ia dikabarkan mendapatkan sodoran kontrak dengan jumlah besar dari salah satu klub Chinese Super League.

Saat Mourinho ditanya oleh media MEN tentang kabar tersebut, Ia menjelaskan “Anda harus tanya padanya. Saya kira itu masa depannya, dan tergantung apa yang ia inginkan dalam karirnya. Caranya untuk mengakhirinya, semua tergantung padanya. Saya tak ingin mengkritik pemain yang memutuskan pergi ke Tiongkok, itu hidup mereka, karir mereka. Uang yang ditawarkan memang besar, pengalaman di sana juga menarik. Semua orang bertanggung jawab atas hidup mereka sendiri. Saya tak ingin mengkritik siapapun. Saya tidak tahu apapun soal Wayne, dia tak pernah bicara pada saya soal itu.”.

Kemudian sang pelatih itupun menambahkan: “Bisakah ada yang mengkritik Zlatan, jika musim lalu ia bermain di AS atau Tiongkok. Karirnya luar biasa, seperti Wayne. Saya lihat dia memberikan kontribusi yang penting untuk kami. Dia selalu dekat dengan pemain lain, saya dan staff. Dia amat rendah hati. Saya hanya bisa berkata baik tentangnya. Dia masih bisa memberi banyak untuk kami. Saya ulangi, jika anda sudah mencapai level tertentu seperti dia, anda berhak untuk menentukan apa yang terjadi dengan karir anda.”