Skhodran Mustafi Mengaku Lega Telah Tinggalkan Valencia

Skhodran Mustafi Mengaku Lega Telah Tinggalkan Valencia

Situasi sulit yang dialami Los Che dalam beberapa tahun terakhir, mulai dari pergantian pelatih yang terus dilakukan dan pergantian Presiden membuat Mustafi merasa bahwa sekarang memang saat yang tepat untuk nya pergi meninggalkan Mestalla, beruntung Arsenal datang tepat waktu.

Skhodran Mustafi Mengaku Lega Telah Tinggalkan Valencia

Bek anyar Arsenal, Skhodran Mustafi mengaku bahwa dirinya merasa sangat lega setelah resmi meninggalkan Valencia pada bursa transfer musim panas tahun ini. Sebagaimana diketahui, Mustafi memang telah resmi merapat ke Etihad setelah ditebus dengan banderol 35 Juta Poundsterling.

Sebenarnya, Arsenal sendiri sudah sejak lama dikaitkan dengan pemain Internasional Jerman tersebut, sebagaimana manajer Arsene Wenger yang juga mengakui kabar itu. Namun, proses transfer tak kunjung mencapai kata sepakat antara kedua kubu, Arsenal dan Valencia. Pada akhirnya, jelang ditutupnya jendela transfer musim panas tahun ini, kedua tim mencapai kata sepakat di angka 35 juta Poundsterling.

Meski terlihat dari luar bahwa Mustafi seperti enggan bergabung dengan Arsenal, namun pada faktanya, pemain Tim nasional Jerman tersebut justru merasa lega karena telah meninggalkan Valencia. Ya, dia merasa lega telah meninggalkan segala kenangan di Mestalla, yang dalam beberapa musim terakhir ini berjalan tidak begitu sesuai harapan.

”Saya telah beberapa kali pindah klub selama berkarir sebagai pemain sepakbola. Namun hal itu tidak pernah sesulit seperti saya bergabung dengan Arsenal. Saya mengatakan kepada Valencia bahwa sayaingin terus melanjutkan perkembangan bersama dengan tim yang main di Liga Champions Eropa”

”Namun, butuh waktu yang lama untuk mencapai kata sepakat. Agak mencolok rasanya saat datang tiga pelatih baru, Direktur olahraga yang baru dan Presiden yang baru. Sebagai pemain, tidak mudah rasanya untuk mengatasi hal tersebut. Musim lalu sangat banyak tuntutan yang hadir. Klub ingin lolos ke Liga Champions, tapi tiba-tiba saja kami hanya terpaut empat poin dari Zona Degradasi” Ujar Mustafi kepada Kicker.